Selain ada best seller juga ada best reader. Best reader merupakan naskah yang dibaca oleh banyak pembaca yang diterbitkan di media massa cetak ataupun online. Setidaknya sudah ada ribuan pembaca yang sudah membaca artikel penulis tersebut sehingga menjadi best reader.
Best reader biasanya selalu ada di urutan 1 sampai 10 artikel populer yang ada di media masa online dan untuk media cetak artikel yang selalu dicari-cari oleh pembaca. Lalu bagaimanakah untuk bisa menjadi best Reader, berikut ini caranya.
1. Menulis sesuai dengan keadaan terkini.
Artikel yang membahas masa kini sangat dicari oleh pembaca, baik berupa gagasan berbentuk berita, opini, dan esai. Misalnya saat ini sedang trending atas terungkapnya kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan senior penyidik KPK. Apabila hal ini dijadikan pokok pembahasan tentu akan menjadi trending dan populer di kalangan pembaca, selain itu juga tentang kasus korupsi yang terjadi di Jiwasraya. Dari dua trending ini bila digagas tentu ada ribuan pembaca akan membacanya karena lagi menjadi objek pembahasan di sosial media.
Pada intinya, menulislah artikel yang membahas kejadian saat ini, saat penulis hidup atau dilihat dan ditemukan atau menjadi objek pembahasan di media sosial. Galilah informasi-informasi masa kini yang sangat penting untuk dibahas dan menghasilkan manfaat besar.
2. Menulis sesuai kebutuhan pembaca.
Setiap pembaca mempunyai kebutuhan tertentu, misalnya kebutuhan pembaca saat ini tentang dunia menulis, maka bahaslah hal-hal yang berkaitan dengan menulis. Apabila kebutuhannya tentang dunia bisnis yang amat penting tentu kita buat artikel yang membahas hal demikian. Biasanya kalau mahasiswa butuh artikel yang berkaitan dengan prodi atau jurusan yang dipilah. Jika dianggap perlu membahas semisal prodi Bimbingan dan Konseling maka bahaslah hal yang demikian lalu sebarluaskan.
Selain itu biasanya para remaja saat ini sukanya yang fiksi, maka tulislah karya-karya fiksi, seperti cerita pendek, novel, puisi dan lain sebagainya.
Pengguna android smartphone tidak hanya digunakan oleh kalangan orang dewasa saja akan tetapi juga mulai dari anak-anak dan remaja. Kalau yang dewasa jarang sekali suka membaca karya fiksi, kalau yang remaja tentu banyak karena mereka butuh hiburan yang berupa cerita menarik dari karya terbaik penulis.
Beberapa analisis saya di berbagai media massa pembaca terbanyak dari kalangan remaja yaitu karya fiksi dan sering kali peminat majalah tertentu meminta untuk melampirkan kategori karya fiksi. Selain itu juga majalah yang laris di kalangan remaja adalah majalah yang di dalamnya ada cerita pendeknya apalagi bercerita tentang dunia percintaan.
3. Menulis diperuntukkan kepada siapa?
Jika naskah nya diperuntukkan kepada pembaca mahasiswa maka tulislah yang disukai oleh kalangan mahasiswa. Maka tulislah yang sangat kritis dan penuh dengan kata-kata yang membangun. Mulai dari pembahasan pergerakan yang dilakukan oleh para mahasiswa senior, dan tentang organisasi yang mampu menghasilkan generasi hebat.
Jika naskahnya diperuntukkan kepada kau santri, tulislah yang berhubungan dengan ruang lingkup santri. Seperti bagaimana perjuangan para santri senior, cerita menarik terkait kehidupan santri di pesantren. Kemudian bagaimana cara menjadi santri
4. Isi menarik perhatian pembaca dan mempengaruhinya.
Penting sekali, jika isi sangat menarik dan dapat mempengaruhi diri pembaca. Artinya isi yang disampaikan berisi hal-hal yang memberikan motivasi inspirasi dan seakan-akan pembacanya langsung menjadi orang sukses bahkan tidak mau berhenti untuk selalu membacanya.
Seperti novel, karya-karya Habiburrahman El Shirazy, Asma Nadia yang terus booming sepanjang zaman. Sekalipun buku-buku motivasi karya, Isa Alamsyah, Tendi Murti, Dewa Eka Prayoga, Ust Nasrullah dan penulis hebat lainnya.
Nah, untuk mudah menciptakan karya seperti karya-karya penulis hebat maka segera bacalah buku-buku orang hebat. Bacalah se banyak-banyaknya.
5. Judul provokatif isi produktif
Judul provokatif, tentang masalah judul ini sangat penting dalam menarik perhatian pembaca. Hal ini pernah dibahas dalam buku 101 Dosa Penulis Pemula karya Isa Alamsyah. Kalau mau tahu isinya silahkan membelinya buku tersebut. Biasanya judul yang menarik tidak lebih dari 3 kalimat. Kalau sudah lebih dari itu bisa ditebak endingnya seperti apa. Seperti contoh dalam naskah ini di mana judulnya terdiri dari 6 khuruf.
